Catatan Pendek Seorang Adik

Andrian Kharisma Wijaya.

Aku mengenalnya sejak kelas 2 Sekolah menengah pertama dengan dia dikelas 3. Ya, saat itu baru aku saja yang mengenalnya, dia belum. Aku tahu dia darit temanku,
"Kaka itu, dia juga seorang otaku".
Sampai pada suatu sore, setelah aku mengganti display picture dengan gambar salah satu tokoh anime, muncul nama "Andrian Kharisma" di notif bar yang mengomentari.
Dari sana, entah bagaimana bisa chat kami menjadi berkepanjangan. Singkat cerita akhirnya dia juga mengenalku, sepulang sekolah saat aku sedang menunggu teman, ia lewat dihadapanku. Antara bingung ingin menyapa atau tidak karna malu akupun hanya menyunggingkan senyum dan dia memberi respon yang bingung namun kemudian ia berhenti "Oh kamu Asena ya?" Dan itulah perkenalan resmi kami.
Saat itu aku mengenalnya sebagai stalker yang hebat. Karna dia bisa mengetahui seluruh akun media sosial ku padahal hitungannya kami baru saja kenal.
Chat hampir setiap hari, dibuka dengan ucapan "ohayou" dan ditutup dengan ucapan "oyasumi", membahas apapun seakan tidak pernah kehabisan topik, walau kebanyakan obrolan kami tidak pernah jelas namun aku rasa itulah yang membuat kami semakin lama semakin dekat. Hingga akhirnya memutuskan aku akan menganggapnya kaka, dan dia menganggapku adik.

Tiba kenaikan kelas, dan ia lulus dari sekolah menengah pertama. Waktu untuk berbalas pesan pun berkurang, ia yang sibuk dengan segala aktifitasnya sebagai anak SMA dan aku sibuk menjadi siswa kelas 3 yang sedang menanti ujian.
Sampai disaat aku lulus sekolah menengah pertama dan masuk SMA yang sama dengannya, dan disekolah itu aku juga masuk kedalam ekstrakulikuler yang sama, Pramuka. Kita menjadi lebih sering bertemu. Dengan status dia menjadi Aa pada saat itu, sempat bingung harus bersikap bagaimana padanya karna dalam organisasi ini tentu saja aku tidak bisa bersikap seperti "adik yang kurang ajar pada kakanya" lagi. Dan dengan berjalannya waktu akupun mulai terbiasa dengan status ia sebagai Aa ini.

Cukup banyak waktu yang telah kami lewati bersama, dari dulu saat masih kekanakan saling bully sampai pada satu tahun kebelakang ini dan aku sadar ia telah berubah menjadi pribadi yang lebih dewasa. Cukup kaget awalnya mengetahui ia bisa berubah secepat ini, antara sedih kehilangan sosok bocah naruto cengeng penggemar JKT48 yang dulu dan senang karna ia sekarang benar-benar menjadi sosok 'Seorang Kakak' yang membanggakan dengan segala prestasinya. Tapi hidup memang seharusnya begitu kan? Kita memang harus terus berubah ke arah yang lebih baik jadi menurutku ia telah berhasil untuk itu. So proud of you Mas! Tetap jadi seorang anak, kakak, teman yang membanggakan ya. Wujudkan semua impianmu. Semangat!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbeda Sejak Kecil

Tentang Penulis Dan Menulis

Berlayar Kembali