Diriku 10 Tahun Yang Lalu

Hey! Diriku 10 tahun yang lalu. Sudahkah puas dengan pencapaianku di umur 17 tahun ini?

Kita masih terus bermimpi. Tapi maaf, mimpiku sudah berubah. Aku tak ingin lagi menginjakan kaki di bulan. Setelah belajar banyak hal, Aku sadar bahwa sulit sekali untuk pergi ke luar angkasa dengan roket. Namun mimpiku yang sekarang tak kalah hebat kok!, Aku sedang berusaha menjadi programmer. Yap kumpulan bahasa-bahasa pemrograman yang kau anggap aneh, akan ku pelajari nanti. Aku janji!.

Kita juga masih suka mimisan!. Dulu, kita sering mimisan tanpa alasan. Tak ada angin, tak ada hujan. Tiba-tiba kita mimisan, menyusahkan orang rumah saja. Sekarang Aku juga masih suka mimisan tapi dengan alasan yang jelas. Aku seringkali kelelahan jika melewati satu hari yang penuh agenda. Namun kita tak sepanik dulu ya!. Dulu, hidung kita selalu ditutup dengan daun sirih ketika mimisan. Sekarang, hidung kita ditutup dengan tissue pun tak jadi masalah.

Ingatkah diriku 10 tahun yang lalu? Kau selalu ingin dianggap dimata orang lain, kau selalu ingin punya banyak teman, kau selalu ingin maju kedepan lalu mengangkat piala setelah upacara bendera, dan keinginan-keinginan aneh lainnya. Bahagiakah kita sekarang? Beberapa dari keinginan kita telah terwujud. Kita tak lagi dipandang sebelah mata, kita punya banyak teman, kita punya 1 sahabat sejak 5 tahun yang lalu, kita sudah pernah kok maju setelah upacara bendera lalu mengangkat piala. Bahkan kita mengangkat piala 3 kali loh!.

Kita tak lagi gemetar dan gagu ketika berbicara didepan banyak orang loh. Kita tak lagi membuat mama menangis sedih, kita pernah membuat mama menangis bahagia kan? Iya kan?. Kita tak lagi minum obat merah itu setiap pagi selama 18 bulan. Kita sudah lebih kuat sekarang.

Dan terakhir, kita harus terus bersyukur. Kau dan Aku yang sudah lebih tua 10 tahun ini selalu dikelilingi orang baik. Kita punya keluarga baru loh selain dirumah!. Ada keluarga Raden Demang Arya dan keluarga IPA 4. Kadang kita juga disenangi banyak orang loh. Keren kan?.
Yap, kita harus terus berbuat baik. Aku dan kamu tahu betul rasanya dikasihi orang lain. Maka dari itu ,kita juga harus mengasihi orang lain seperti mengasihi diri kita sendiri.

Inspired by Sharra Rusli's Post.

Komentar

  1. Isinya gak panjang, tapi ngena banget😍. Lanjutkan a'

    BalasHapus
  2. I'm so glad to see this. Thank you for sharing the little things that are meaningful :))

    BalasHapus
  3. Sedihhh ihhh terharu bngt baca nya

    BalasHapus
  4. Sedihhh ihhh terharu bngt baca nya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbeda Sejak Kecil

Tentang Penulis Dan Menulis

Berlayar Kembali