Catatan Perjalanan #1 : Alasan Sebuah Kepergian.


Semua hal di dunia ini pastilah memiliki alasan. Kau bernafas, alasannya untuk tetap hidup. Kau makan, alasannya agar tidak lapar. Kau minum setelah makan, alasanya supaya tidak tersedak. Lalu apakah benar jika mencintai tak perlu alasan? Jika memang benar, kenapa kau mencintai tanpa alasan? Coba berikan jawaban yang bukan berupa alasan.
Sama seperti semua hal di dunia ini, saya melakukan perjalanan panjang pun karena sebuah alasan. Alasan saya pergi, tentu untuk pulang. Karena jika kita mulai dari rumah, tentu kita harus kembali ke rumah. Jika kau pergi dengan semangat, tentunya kau harus pulang dengan selamat. Ingatlah, sejauh apapun kau pergi, akan selalu ada orang yang menanti.


Alasan kedua ialah untuk membuktikan persahabatan yang telah saya jalin selama enam tahun bersama seorang laki-laki bernama Bregas Parikesit. Jika kau pernah membaca tulisanku tentangnya, kau pasti tahu betul kisah persahabatan kami berdua. Lantas mengapa persahabatan yang telah terjalin begitu lama butuh dibuktikan lewat perjalanan?


Jawabannya sederhana, hanya untuk mengenal lebih dalam. Karena ketika dalam perjalanan, karakter asli seseorang akan terlihat. Saya paham sekali karakter Bregas seperti apa, tapi saya rasa ada beberapa sifat yang belum ia keluarkan. Mungkin akan terjawab di perjalanan panjang kita untuk pertama kalinya.
Inilah pentingnya mengenal seseorang lebih dalam, sebelum kau menganggapnya sahabat. Jangan sampai orang yang kau anggap sahabat, hanya ada sesaat lalu menghilang entah kemana. Jangan mau jika ada yang mengaku-ngaku sahabatmu tapi datang saat ada butuhnya saja. Bukankah sahabat seharusnya datang ketika kau senang maupun sedih? Bukanlah sahabat adalah pemberi semangat yang hadirnya bukan hanya ada sesaat?


Kelak nanti kita tumbuh dewasa lalu menjadi tua, ingatlah kita pernah melakukan perjalanan bersama. Kelak nanti kita sudah sibuk dengan urusan keluarga, kenanglah kita selalu bersama dalam setiap suka dan duka. Mari abadikan perjalanan ini, aku dengan tulisan, mungkin kau hanya menyimpannya dalam kenangan.

Jadi inilah alasan kepergian saya. Tentu akan banyak pelajaran yang saya bisa ambil dalam perjalanan. Saya akan mencoba menuliskannya agar kawan-kawan juga dapat membacanya. Terima kasih telah membaca.

Selamat malam,
Andrian Kharisma

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbeda Sejak Kecil

Tentang Penulis Dan Menulis

Berlayar Kembali